Rabu, 13 November 2013

Contoh Cerpen- [Cerita Pendek]

Cinta pertama
Kriiing…kriing…kriiing.Alarm berbunyi keras pertanda jam 05.00 usai,aku segera beranjak dari tempat tidur dan merapikanya. Setelah itu aku pergi ke kamar mandi, hari ini adalah hari Senin. Aku harus segera sampai di sekolah. Karena jadwal piket dan upacara bendera. Setelah sarapan selesei, aku berpamitan dengan kedua orang tuaku. Dari rumah sampai  ke sekolah aku naik angkot,karena jarak cukup jauh.
          Sesampainya disekolah akupun menyebar senyum kepada teman-temanku yang sudah datang lebih awal. Dengan segera aku membersihkan kelas karena jam upacara bendera hamper tiba.
          Upacara bendera telah usai, aku memasuki kelasnya. Kebetulan jam setelah upacara kosong. Seperti biasanya,ketika jam pelajaran kosong aku dan sahabat-sahabat sekelasku berkumpul jadi satu. Mereka semua saling mencurahkan isi hatinya masing-masing. Kadang-kadang ada masalah percintaan,keluarga,teman dan lain sebagainya.Hanya aku yang belum pernah mencurahkan isi hatinya mengenai cinta. Ku belum pernah merasakan cinta pada saat itu. Hingga suatu saat aku benar-benar merasakan yang namanya cinta. Akuh merasakan bahwa aku  telah suka/tertarik sama lawan jenis. Sebut saja dia namanya Anisa. Dia tak hanya cantik muka,namun cantik perilaku dan juga cantik hati. Tak heran kalau dia banyak disukai teman-teman yang lain.
          Waktu istirahat telah tiba,aku dan sahabatku seperti biasanya berkumpul di taman sekolah. Aku mencurahkan semua isi hatiku kepada sahabatku,dan aku juga meminta saran bagaimana agar caranya agar Anisa menyadari kalau aku suak sama dia. Sebagian sahabat memeberikan saran, agar aku membuat secarik surat dan menempatkanya di tas milik Anisa. Dengan hal itu,aku menyetujuninya. Beginilah isi  suratnya :
 
 To       : Anisa [VII C]
From : Toni   [VII A]
          Anisa,aku sengaja menulis surat ini karena aku tak mampu menahan rasa didalam hatiku. Sebenarnya aku cinta sama kamu,tapi kamu tak pernah menyadari. Kita begitu lama mengenal dan akhirnya akrab dan akhirnya juga aku merasakan suatu yang biasaya dikatakan jatuh cinta. Bersediakah kau menjadi pacar setiaku ?
Aku menunggu balasan suratmu didepan pintu gerbang sekolah setelah sepulang sekolah..
                                                                                                         
Toni Fachrul Akbar

Begitu isi suratnya. Setelah aku menulis isi surat tersebut,kebetulan Anisa dipangggil Kepala Madrasah entah masalah apa. Aku tidak menyia-nyiakan kesempatan ini,aku buru-buru lari ke kelas VII C dan memasukan surat tersebut k etas milik Anisa. Dalam hatiku aku mengatakan “ Aku berhasil !! mudah-mudahan jawaban dari Anisa sangat special buat hatiku. Amiin.
            Kriiing…kriiiing…kriiing. Bel berbunyi nyaring, pertanda waktu pulang sekolah telah tiba. Aku cepat-cepat lari menuju pintu gerbang sekolah sesuai dengan isi suratku tadi. Jantungku sangat berdebar menungggu jawaban dari hati Anisa. Sesampainya di gerbang Anisa tersenyum lebar kepadaku sambil memberikan secarik  surat untukku dan Anisa menjaus sambil lari-Lari kecil san tersipu malu. Beginikah balasan surat dari Anisa :


To        : Toni F [VII A]
From    : Anisa [VIII C]
            Betulkah itu ?? aku benar-benar kehabisan akal,aku tak menyangka kalau kamu jatuh cinta sama aku. Padahal selama ini aku juga sangat menanti kehadiranmu. Aku mau jadi pacar setia kamu Ton. Lanjutin lewat handfone ya .. ini nomer handfonku 089689167123

                                                                                                                        Anisa U.

                                                                                                                       
                                                                                                                         
Setelah aku selesei membaca surat tersebut, hatiku benar-benar sangat bahagia.Aku bakal cerita sama diari dan sahabat-sahabat sejatiku. Dalam hati aku berjani, aku tak akan pernah menyakiti hati Anisa. Setelah aku sampai di rumah,surat dari Anisa tersebut aku tempel   dengan lem kertas di buku diariku dan aku beri judul CINTA PERTAMA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar